
Kinerja PT BPRS Balerong Boenta melonjak dua tahun pasca konversi, laba tumbuh 214,89 persen didorong pembiayaan, efisiensi operasional, dan kualitas aset terjaga.two
PT BPRS Balerong Bunta mencatatkan performa impresif sepanjang tahun buku 2025. Fakta menarik terlihat dari pertumbuhan laba bersih usaha yang melesat jauh melampaui pertumbuhan aset, pembiayaan, maupun pendanaan.
Laporan: Two Efly, Tanahdatar
“Alhamdulillah, tahun 2025 kami mampu meningkatkan laba bersih secara signifikan. Laba melonjak dari Rp47 juta pada 2024 menjadi Rp148 juta pada 2025, atau tumbuh 214,89% secara year on year (yoy),” ujar Direktur PT BPRS Balerong Bunta, Yuzakki Azwar, kepada Padang Ekspres kemarin.
Menurut Yuzakki, capaian ini merupakan buah kerja keras tim dalam mengimplementasikan Rencana Bisnis Bank (RBB), mulai dari optimalisasi pembiayaan hingga pengendalian beban operasional.
Aset dan Pendanaan
Berdasarkan laporan publikasi akhir tahun 2025, total aset tercatat sebesar Rp18,22 miliar (tumbuh 4,11% yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh membaiknya fungsi intermediasi. Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp10,22 miliar, terdiri dari tabungan wadiah sebesar Rp6,57 miliar dan deposito mudharabah sebesar Rp3,64 miliar.
Pembiayaan dan Pendapatan
Sektor pembiayaan menunjukkan ekspansi yang agresif. Per 31 Desember 2025, total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp15,65 miliar, tumbuh 32,62% yoy. Angka ini sekaligus melampaui target yang ditetapkan dalam RBB.
Ekspansi tersebut linear dengan peningkatan pendapatan penyaluran dana yang tercatat sebesar Rp2,39 miliar (naik 16,01% yoy). Di sisi lain, manajemen berhasil menekan efisiensi di mana beban operasional hanya sebesar Rp1,91 miliar, tumbuh lebih rendah dibandingkan pendapatan.
Kualitas Pembiayaan (NPF)
Selain memacu pertumbuhan, manajemen konsisten menjaga kualitas aset produktif. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya rasio Non-Performing Financing (NPF) dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kombinasi antara pembiayaan yang tumbuh, pendapatan meningkat, serta beban operasional yang terkendali menjadi kunci utama kami meraih laba di penghujung 2025,” tambah Yuzakki.
Apresiasi SDM dan Komitmen
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi karyawan, manajemen memberikan piagam penghargaan serta tabungan kepada tiga orang karyawan berprestasi kepada sdr. Sovihanum Rahmadani, Ilham Mulfadli, dan Hadi Rahman Selain itu, piagam penghargaan dan pin emas juga diberikan kepada Ir. H. Syaiful Zein, Yuzakki Azwar dan Hadiyanti, yang telah berdedikasi lebih dari sepuluh tahun di BPRS Balerong Bunta
Komisaris Utama, Syaiful Zein, mengapresiasi capaian ini dan meminta manajemen mempertahankan tren positif melalui integritas dan profesionalisme. Senada dengan itu, Ketua Dewan Pengawas Syariah, Prof. H. Syukri Iska, menekankan pentingnya komitmen penerapan prinsip syariah dalam setiap aktivitas usaha guna memastikan keberlanjutan perusahaan.
Dewan Komisaris berharap seluruh jajaran terus berinovasi meningkatkan kualitas layanan, sehingga PT BPRS Balerong Bunta semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan syariah terpercaya di tengah masyarakat. (***)